Puncak Suroloyo

Puncak Suroloyo secara teknis merupakan perbatasan antara tiga kabupaten, yakni Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Magelang, dan Kabupaten Purworejo. Namun, secara teritorial, Puncak Suroloyo berada di wilayah Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta. Dari pusat kota jaraknya hampir lima puluh kilometer dan dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi dalam waktu tiga sampai empat jam. Meskipun cukup jauh, hal tersebut tidak menyurutkan minat wisatawan untuk mengunjungi Puncak Suroloyo yang penuh dengan legeda tersebut.

Legenda Puncak Suroloyo

Sebagai salah satu tempat wisata puncak dan bukit populer di Jogja, Puncak Suroloyo menyimpan sebuah legenda tentang Raja Mataram Islam ketiga, yakni Sultan Agung Hanyokrokusumo di mana puncak tersebut dipercaya sebagai lokasi pertapaan sang Raja besar sebelum memangku takhta, yakni ketika masih bergelar Raden Mas Rangsang. Sultan Agung sendiri sangat terkenal pada masa kepemimpinannya atas Mataram Islam karena berhasil menaklukkan Majapahit di Jawa Timur yang dahulu berasal dari Jawa Tengah.

Geografis Puncak Suroloyo

Di Puncak Suroloyo terdapat tiga buah gardu pandang yang masing-masing dinamai Suroloyo, Sariloyo, dan Kaendran. Ketiga tempat ini tidak sekedar tempat untuk menikmati panorama alam Puncak Suroloyo, tetapi juga digunakan untuk bertapa bagi yang memiliki aliran Kejawen. Gardu Suroloyo sendiri menyajikan pemandangan Candi Borobudur dari kejauhan, Gardu Sariloyo menampilkan panorama Gunung Sumbing dan Sindoro, sedangkan Gardu Kaendran menyajikan keindahan Pantai Glagah.

Fasilitas Puncak Suroloyo

Untuk mencapai ketiga gardu pandang tersebut, wisatawan perlu menaiki masing-masing lebih dari dua ratus lima puluh anak tangga. Selain ketiga gardu pandang dengan beragam latar yang cantik dan luar biasa tersebut, wisatawan juga dapat menikmati matahari terbit dan tenggelam di Puncak Suroloyo di mana keindahannya sangatlah luar biasa dan sayang bila dilewatkan. Untuk fasilitas umum, selain gazebo, tersedia toilet umum, tempat parkir serta warung-warung sederhana yang menjual makanan serta minuman.

Retribusi Puncak Suroloyo

Sampai saat ini wisatawan yang mengunjungi Puncak Suroloyo tidak ditarik biaya retribusi apa pun. Hanya saja diwajibkan untuk turut berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan di sekitar lokasi wisata dengan tidak membuang sampah sembarangan dan akan dikenakan denda apabila tertangkap basah oleh pengelola.